Geografi SMA

Menyajikan Bahan Belajar dan Soal-soal Ujian, Pembahasan dan Bahan Bacaan.

Media Belajar dari Fenomena Geografi Papua

Sunday, June 2, 2019

RPP Pengetahuan Dasar Pemetaan

RPP Pengetahuan Dasar Pemetaan


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  materi Pengetahuan Dasar Pemetaan


RPP Pengetahuan Dasar Pemetaan

Pada Postingan kali ini saya akan berbagi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan. Perangkat Pembelajaran ini saya peroleh dari langganan saya memebeli buku-buku pelajaran Erlangga.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan ini sangat memudahkan teman-teman guru dalam mengajar di kelas karena sesuai dengan buku terbitan Erlangga.

Tujuan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan ini memuat tujuan pembelajaran diantaranya; 1. Menjelaskan dasar-dasar pemetaan. 2. Mendeskripsikan jenis-jenis peta dan penggunaannya. 3. Mendeskripsikan penginderaan jauh. 4. Mengklasifi kasi jenis citra pengindraan jauh. 5. Menjelaskan interpretasi citra. 6. Menjelaskan teori pengolahan data dalam sistem informasi geografi s (SIG).

Selain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan bapak ibu juga dapat melihat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Geografi.


Materi Pembelajaran

Adapun materi pembelajaran yang di sajikan pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar adalah; A. Pengertian, Jenis, dan Fungsi Peta. B. Keterampilan Dasar Dalam Membuat dan Membaca Peta. C. Proyeksi Peta. D. Penginderaan Jauh. E. Jenis Citra Penginderaan Jauh. F. Interpretasi Citra Penginderaan Jauh. G. Definisi Sistem Informasi Geografis. H. Subsistem dan Komponen Sistem Informasi Geografis


Isi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan ini dapat bapak ibu guru download. jika tampilan diatas sulit diakses silahkan bapak ibu guru membukanya melalui alamat berikut https://drive.google.com/file/d/1f7G9avguEFP486jr_sqjIjG6WrqAPWHv/view?usp=sharing

Kesimpulan

Semoga dengan adanya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan ini dapat membantu bapak ibu guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar di kelas. Selain itu sangat membantu bapak ibu guru dalam memberikan tugas bagi siswa karena dilengkapi dengan kunci jawaban dari evaluasi yang ada di buku siswa.



Saturday, June 1, 2019

RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban)

RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban)

RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban)
Selamat pagi bapak-ibu guru terutama guru geografi SMA di seluruh nusantara. Pagi ini saya kembali menyempatkan diri untuk menyimpan diblog mengenai RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban). Perangkat RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) ini sengaja saya upload satu-persatu di blog ini agar memudahkan saya mengambil kembali jika diperlukan. Hal ini saya siapkan jika sewaktu-waktu laptop saya rusak dan file hilang semua. Tentunya dengan mengupload RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) ke blog membuat saya tidak perlu khawatir jika terjadi hal demikian.

Kompetensi Inti

RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) ini memuat beberapa kompetensi ini diantaranya; 1) Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 2) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar

Selain Komptensi inti RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) ini juga memuat beberapa Komptensi Dasar. Kompetensi dasar tersebut antara lain; 1)    Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan sehari-hari. 2) Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan sehari-hari dalam bentuk tulisan.

Tujuan Pembelajaran

RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) memuat empat tujuan pembelajaran. Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu: 1. memahami konsep geografi, 2. memahami pendekatan geografi, 3. memahami prinsip-prinsip geografi, dan 4. mendeskripsikan aspek geografi .
A. Materi Pembelajaran: 
Pada lampiran file yang saya upload bapak-ibu guru dapat menemukan RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) secara lengkap termasuk pula materi pembelajaran. materi pembelajaran lengkap yang dapat bapak-ibu temukan adalah; A.Pengertian Geografi. B. Sejarah Perkembangan Geografi. C. Objek Studi Geografi.D. Ruang Lingkup Geografi . E. Konsep Geografi. F. Prinsip dasar Geografi Pendekatan Geografi

Baca juga ; RPP Pengetahuan Dasar Pemetaan Lengkap

Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran

Dalam mengimplementasikan RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) bapak-ibu guru perlu menggunakan beberap model dan metode pembelajaran. hal ini agar peserta didik atau siswa dapat menyerap materi dengan baik. Model dan metode pembelajaran yang dimaksud adalah;1. Pendekatan : Scientific Learning 2. Model Pembelajaran : Examples non Examples, Learning community dengan discovery 3. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, diskusi, dan penugasan (Lembar Kerja Siswa yang berisi pertanyaan sehubungan dengan materi yang telah dijelaskan)

RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) Lengkap

 


Kesimpulan

Demikian RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) yang telah saya bagikan melalu blog ini. Semoga dapat di manfaatkan untuk pembelajaran di kelas dan bukan untuk kepentingan komersil yah bapak-ibu guru. hehe.. Nah jika ada yang kesulitan menampilkan previev RPP Pengetahuan Dasar Geografi (Buku Erlangga + Kunci Jawaban) diatas maka silahkan download melalui link ini Google Drive
Terima kasih telah berkunjung ke blog kami.mohon berlangganan melalui email agar bapak ibu dapat memperoleh informasi terbaru dari blok kami. Silahkan masukan email pada pojok kiri bawah.

Sunday, May 26, 2019

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2019

PEMILIHAN GURU SMA BERPRESTASI 
A. Pengertian
1. Guru SMA adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik sekolah menengah atas.
2. Guru SMA Berprestasi adalah guru SMA yang memiliki kinerja di atas standar nasional pendidik mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, menghasilkan karya kreatif atau inovatif, dapat berupa teknologi tepat guna, karya seni, karya sastra, inovasi dalam pembelajaran, penulisan buku/essay di bidang pendidikan, dan prestasi olahraga yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional dan/atau internasional, dan berdampak terhadap peningkatan prestasi peserta didik serta dapat menjadi teladan bagi guru lainnya.
3. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah, murah dan sederhana.
4. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita, rasa, dan karsa antara lain berupa hasil seni lukis, seni patung, seni grafis, seni keramik, seni musik, seni tari, seni karawitan, seni pedalangan, seni teater, dan seni kriya.
5. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang obyeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya.
6. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media yang digunakan sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien.
7. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis.
8. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan negara atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet.
B. Peserta Guru SMA negeri dan swasta yang memenuhi persyaratan bagi guru yang dibawah pembinaan dinas pendidikan Provinsi. Pemilihan GuruBerprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2019 10
C. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta pemilihan guru berprestasi jenjang SMA terdiri atas persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut:
1. Persyaratan Umum
a. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV)
b. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian.
1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal, berupa kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat, dan berakhlak mulia.
3) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.
4) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.
c. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui: 1) Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan; 2) Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan; 3) Penulisan buku di bidang pendidikan; 4) Penciptaan karya seni; atau 5) Karya atau prestasi di bidang olahraga.
d. Guru yang secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler.
2. Persyaratan Khusus
a. Guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya.
b. Memiliki NUPTK.
c. Mempunyai masa kerja sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta, sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun dibuktikan dangan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan bagi guru bukan PNS.
d. Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu.
e. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari Kepala Sekolah) dengan diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi.
f. Melampirkan penilaian kinerja guru 2 (dua) tahun terakhir.
g. Melampirkan bukti partisipasi dalam pengembangan kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disahkan oleh pengurus organisasi kemasyarakatan yang bersangkutan 2 (dua) tahun terakhir.
h. Melampirkan portofolio 2 (dua) tahun terakhir dalam bentuk soft copy dengan format terlampir.
i. Belum pernah menjadi finalis pada semua kegiatan lomba tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Subdit Kesharlindung Direktorat Pembinaan Guru Pemilihan GuruBerprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2019 11 Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dalam 2 (dua) tahun terakhir (2017-2018).
j. Melampirkan surat keputusan sebagai pemenang I guru berprestasi tingkat Provinsi yang ditandatangani oleh Gubernur atau kepala dinas pendidikan Provinsi.
k. Melampirkan karya tulis best practice pembelajaran dengan Topik: ”Melalui pengalaman terbaik menuju peningkatan mutu dan profesionalisme guru”.
l. Apabila terjadi penggantian finalis tingkat Nasional harus disertai dengan SK dari Gubernur untuk tingkat Provinsi.
D. Aspek dan Prosedur Penilaian Pemilihan guru SMA berprestasi tingkat Nasional merupakan ajang kompetisi untuk memilih guru SMA terbaik, dan sebagai media saling belajar diantara para guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Aspek dan prosedur penilaian dalam pemilihan meliputi: kinerja, kompetensi, dan wawasan kependidikan guru.

a. Kinerja
1. Penilaian kinerja bagi guru berprestasi dilakukan dengan penilaian terhadap: (1)  Laporan hasil penilaian kinerja guru tahun 2017 dan tahun 2018 dikirim via pos dalam amplop tertutup; (2) video pelaksanaan pembelajaran di kelas dikirim via pos; (3) dokumen portofolio guru diunggah melalui laman http://kesharlindung.pgdikmen.kemdikbud.go.id  Setiap calon guru berprestasi wajib menyampaikan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam pelaksanaan penilaian kinerja dimaksud.

2. Laporan Penilaian Kinerja Guru (dikirim via pos) Laporan penilaian kinerja guru pada satuan pendidikan yang harus disampaikan adalah laporan penilaian kinerja berdasarkan hasil observasi tugas utama guru pada satuan pendidikan dengan menggunakan ketentuan Permendiknas Nomor 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dan Pedoman Penilaian Kinerja Guru.

3. Video pelaksanaan pembelajaran (dikirim via pos) Setiap calon guru SMA berprestasi Nasional wajib menyampaikan: 1. Video pelaksanaan pembelajaran dengan durasi satu jam pelajaran 2. RPP dan silabus untuk materi pelajaran yang divideokan  3. Penjelasan tentang rekaman proses pembelajaran disajikan; 4. Instrumen pendukung penilaian kinerja guru sebagaimana ketentuan dalam Pedoman Penilaian Kinerja Guru.

4. Portofolio Guru Kinerja guru berprestasi dibuktikan dengan dokumen portofolio yang diunggah ke alamat http://kesharlindung.pgdikmen.kemdikbud.go.id. Oleh karena itu, penilaian terhadap aspek kinerja dilakukan melalui penilaian portofolio, laporan penilaian kinerja guru dan video pelaksanaan pembelajaran

b. Kompetensi
Penilaian terhadap aspek kompetensi dilakukan melalui tes tulis, observasi, dan wawancara menyangkut keempat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru. Penilaian menyangkut keempat kompetensi tersebut dilakukan sebagai berikut.

1. Kompetensi Pedagogik
Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Subkompetensi ini meliputi hal-hal sebagai berikut.


 2. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia

3. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar

4. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya

c. Wawasan Kependidikan Penilaian terhadap penguasaan wawasan kependidikan meliputi: pemahaman terhadap kebijakan pendidikan kejuruan, perundang-undangan pendidikan, isu-isu terkini bidang pendidikan kejuruan, wawasan keprofesian pendidik, dan lain-lain dilakukan melalui tes tertulis.

G. Tahapan Kegiatan No Kegiatan Pelaksanaan

1 Pengiriman pedoman pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Maret 2019

 2 Sosialisasi pedoman pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maret – April 2019

 3 Seleksi Guru Berprestasi dan berdedikasi Tingkat Provinsi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Mei - Juni 2019

 4 Pengiriman Daftar Peserta Hasil Pemilihan Guru Berprestasi dan berdedikasi tingkat Provinsi ke Panitia Pemilihan Guru Berprestasi dan berdedikasi Tingkat Nasional Juni 2019

5 Pendaftaran dan pengunggahan Dokumen Pendukung (Karya Tulis Pengalaman Terbaik dan Portofolio) oleh pemenang guru berprestasi dan berdedikasi tingkat provinsi (dikirim dalam bentuk soft file) dikirim ke laman: http//: kesharlindung.pgdikmen.kemdikbud.go.id Juni – Juli 2019

6 Pelaksanaan Seleksi Pemilihan Guru Berprestasi dan berdedikasi Tingkat Nasional Agustus 2019

 7 Penetapan Pemenang Seleksi Guru Berprestasi dan berdedikasi Pemberian Penghargaan Agustus 2019

Wednesday, May 22, 2019

no image

UJIAN ONLINE GEOGRAFI

UJIAN ONLINE AKAN DILAKSANAKAN JIKA TERJADI REMEDIAL
LINK AKAN TERSEDIA JIKA UJIAN SEMESTER TELAH SELESAI
😀

jika bermasalah silahkan ujian melalui link klik ujian online geografi
Kunci Jawaban Pembahasan Soal Uji Kompetensi Pengetahuan Dasar Geografi (Erlangga)

Kunci Jawaban Pembahasan Soal Uji Kompetensi Pengetahuan Dasar Geografi (Erlangga)

Kunci Jawaban Pembahasan Soal Uji Kompetensi Pengetahuan Dasar Geografi (Erlangga)

Kunci Jawaban
BAB I PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI

Pasar terapung, dalam kajian georafi menggunakan tiga pendekatan yaitu keruangan, kewilayahan dan kelingkungan
1.       Geografi regional mengkaji hubungan yang berhubungan dengan aspek-aspek fisik dengan aspek-aspek manusia dalam kaitan keruangan di suatu wilayah (region) tertentu. Melalui interpretasi dan analisis geografi regional maka ciri khas suatu wilayah dapat ditonjolkan sehingga perbedaan antar wilayah akan nampak semakin jelas.

2.       Karena geografi merupakan studi tentang keragaman ruang muka bumi dengan menelaah masing-masing aspek-aspek keruangannya, meliputi faktor lokasi, kondisi alam, dan kondisi sosial budaya masyarakatnya.

3.       Iya. Karena perilaku manusia berhubungan dengan kondisi lingkungannya, sehingga geografi dapat dijadikan ilmu penunjang untuk mempelajari perilaku manusia melalui interaksi kondisi fisik dan sosial di suatu wilayah.
 Baca juga : Media Pembelajaran Power Point Pengetahuan Dasar Geografi Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga 

4.       Kondisi Jakarta yang semakin padat penduduknya menyebabkan Pemadatan tanah akibat pembangunan infrastrukur dan pemukiman, eksploitasi berlebihan air tanah dalam, polusi air di daerah aliran Sungai Ciliwung, serta pemukiman liar di sepanjang bantaran sungai menyebabkan keadaan Ciliwung memburuk. Hal ini dapat mengakibatkan banjir di wilayah Jakarta.

5.       Aspek geografi yang harus diperhatikan adalah lokasi sirkuit balap dan bentuk medan lokasi sirkuit supaya dengan  mudah mengarahkan pembalap menuju garis finis.

Monday, May 20, 2019

Media Pembelajaran Power Point Pemetaan, Penginderaan Jauh dan SIG Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga

Media Pembelajaran Power Point Pemetaan, Penginderaan Jauh dan SIG Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga

PENGETAHUAN
DASAR PEMETAAN,
PENGINDERAAN
JAUH, DAN SIG

Jenis media pembelajaran geografi adalah semua media yang tentunya sesuai dengan materi pelajaran dan keadaan lingkungan sekolah. Media pembelajaran dalam geografi tidak hanya berupa alat peraga saja, tetapi lingkungan sekitar juga merupakan media dalam pembelajaran geografi. Hal itu mengingat bahwa pelajaran geografi membahas tentang fenomena-fenomena yang ada di lingkungan sekitar.


Contoh Peta Umum
Media Ideal dalam Pembelajaran Geografi

Media pembelajaran geografi yang ideal harus disesuaikan dengan konsep dalam pembelajaran geografi. Menurut Gagne (dalam Dahar, 1988:9-10) konsep dibagi dalam dua kategori, yaitu konsep konkret dan konsep terdefinisi (abstrak). Konsep konkret (concrete concept) merupakan abstraksi atau gagasan yang diturunkan dari objek konkret atau peristiwa-peristiwa (fenomena) yang konkret. Contoh dari konsep konkret, yaitu matahari, komet, planet, dan lain sebagainya. Selain itu konsep terdefinisi (konsep abstrak) merupakan abstraksi atau gagasan yang dapat diturunkan dari objek-objek abstrak. Contoh dari konsep terdefinisi, yaitu teori nebula, teori pasang, teori planetesimal, dan lain sebagainya.

Untuk keberhasilan pemanfaatan teknologi multimedia untuk peningkatkan kualitas pembelajaran geografi, maka berikut kami bagikan Media Pembelajaran Power Point Pemetaan, Penginderaan Jauh dan SIG Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga

Untuk Bapak-ibu guru atau siswa yang hendak menggunakan Media Pembelajaran Power Point Pemetaan, Penginderaan Jauh dan SIG Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga sebagai bahan pada pembelajaran di kelas silakan melalui link ini

Sunday, May 19, 2019

Media Pembelajaran Power Point Hidrosfer Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga

Media Pembelajaran Power Point Hidrosfer Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga

Media Pembelajaran Power Point Hidrosfer Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga
Air Terjuan Warmare Manokwari Papua Barat, air terjun merupakan bagian dari sungai

Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia dan metode yang dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran / pelatihan.


Sedangkan menurut Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Kemudian menurut National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.

Posisi media pembelajaran. Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal. Media pembelajaran adalah komponen integral dari sistem pembelajaran

Dari pendapat di atas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.

Menurut Edgar Dale, dalam dunia pendidikan, penggunaan media pembelajaran seringkali menggunakan prinsip Kerucut Pengalaman, yang membutuhkan media seperti buku teks, bahan belajar yang dibuat oleh guru dan “audio-visual”.


Ada beberapa jenis media pembelajaran, diantaranya :
Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik
Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya
Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.

Pada hakikatnya bukan media pembelajaran itu sendiri yang menentukan hasil belajar. Ternyata keberhasilan menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar tergantung pada (1) isi pesan, (2) cara menjelaskan pesan, dan (3) karakteristik penerima pesan. Dengan demikian dalam memilih dan menggunakan media, perlu diperhatikan ketiga faktor tersebut. Apabila ketiga faktor tersebut mampu disampaikan dalammedia pembelajaran tentunya akan memberikan hasil yang maksimal.
Tujuan menggunakan media pembelajaran :

Ada beberapa tujuan menggunakan media pembelajaran, diantaranya yaitu :

– mempermudah proses belajar-mengajar

– meningkatkan efisiensi belajar-mengajar

– menjaga relevansi dengan tujuan belajar

– membantu konsentrasi mahasiswa

– Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat merangsang siswa untuk belajar

– Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi instruksional

– Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional

– Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa

Tidak diragukan lagi bahwa semua media itu perlu dalam pembelajaran. Kalau sampai hari ini masih ada guru yang belum menggunakan media, itu hanya perlu satu hal yaitu perubahan sikap. Dalam memilih media pembelajaran, perlu disesuaikan dengan kebutuhan, situasi dan kondisi masing-masing. Dengan perkataan lain, media yang terbaik adalah media yang ada. Terserah kepada guru bagaimana ia dapat mengembangkannya secara tepat dilihat dari isi, penjelasan pesan dan karakteristik siswa untuk menentukan media pembelajaran tersebut.

Sumber; belajarpsikologi.com

Sehubungan dengan permintaan, kali ini saya bagikan media pembelajaran materi hidrosfer sesuai buku geografi terbitan Erlangga kurikulum 2013



Untuk Bapak-ibu guru atau siswa yang hendak menggunakan Media Pembelajaran Power Point Pengetahuan Dasar Geografi Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga sebagai bahan pada pembelajaran di kelas silakan melalui link ini




Media Pembelajaran Power Point Pengetahuan Dasar Geografi Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga

Media Pembelajaran Power Point Pengetahuan Dasar Geografi Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga

Media Pembelajaran Power Point pengetahuan dasar geografi Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga
Laut dan Gunung Botak di Distrik Momiwaren Manokwari Selatan

Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia dan metode yang dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran / pelatihan.


Sedangkan menurut Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Kemudian menurut National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.

Posisi media pembelajaran. Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal. Media pembelajaran adalah komponen integral dari sistem pembelajaran

Dari pendapat di atas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.

Menurut Edgar Dale, dalam dunia pendidikan, penggunaan media pembelajaran seringkali menggunakan prinsip Kerucut Pengalaman, yang membutuhkan media seperti buku teks, bahan belajar yang dibuat oleh guru dan “audio-visual”.


Ada beberapa jenis media pembelajaran, diantaranya :
Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik
Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya
Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.

Pada hakikatnya bukan media pembelajaran itu sendiri yang menentukan hasil belajar. Ternyata keberhasilan menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar tergantung pada (1) isi pesan, (2) cara menjelaskan pesan, dan (3) karakteristik penerima pesan. Dengan demikian dalam memilih dan menggunakan media, perlu diperhatikan ketiga faktor tersebut. Apabila ketiga faktor tersebut mampu disampaikan dalammedia pembelajaran tentunya akan memberikan hasil yang maksimal.
Tujuan menggunakan media pembelajaran :

Ada beberapa tujuan menggunakan media pembelajaran, diantaranya yaitu :

– mempermudah proses belajar-mengajar

– meningkatkan efisiensi belajar-mengajar

– menjaga relevansi dengan tujuan belajar

– membantu konsentrasi mahasiswa

– Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat merangsang siswa untuk belajar

– Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi instruksional

– Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional

– Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa

Tidak diragukan lagi bahwa semua media itu perlu dalam pembelajaran. Kalau sampai hari ini masih ada guru yang belum menggunakan media, itu hanya perlu satu hal yaitu perubahan sikap. Dalam memilih media pembelajaran, perlu disesuaikan dengan kebutuhan, situasi dan kondisi masing-masing. Dengan perkataan lain, media yang terbaik adalah media yang ada. Terserah kepada guru bagaimana ia dapat mengembangkannya secara tepat dilihat dari isi, penjelasan pesan dan karakteristik siswa untuk menentukan media pembelajaran tersebut.

Sumber; belajarpsikologi.com

Sehubungan dengan permintaan, kali ini saya bagikan media pembelajaran materi pengetahuan dasar geografi  sesuai buku geografi terbitan Erlangga kurikulum 2013


Untuk Bapak-ibu guru atau siswa yang hendak menggunakan Media Pembelajaran Power Point Pengetahuan Dasar Geografi Kurikulum 2013 Sesuai Buku Erlangga sebagai bahan pada pembelajaran di kelas silakan melalui link ini

Saturday, May 18, 2019

Pembahasan Latihan Soal Ujian Semester Genap Kelas X No 6-10 Geografi

Pembahasan Latihan Soal Ujian Semester Genap Kelas X No 6-10 Geografi

Gunung Botak Manokwari Selatan Sebagai Salah Satu Bentuk Morfologi

6.        Petani memanfaatkan laham miring di lereng dengan sistem terasering atau sengkedan. Dalam geografi fenomena tersebut sesuai dengan prinsip ….

 interelasi

7.       Suatu wilayah dijelaskan secara detail menggunakan peta. Penjelasan tersebut sesuai dengan prinsip ….

 deskripsi

8.       perhatikan aspek geografi berikuti:
1)                        litosfer                   4) hidrosfer
2)                        atmosfer                5) politik
3)                        sosial                     6) kependudukan
Aspek fisik geografi ditunjukkan oleh nomor ….

1), 2) dan 4)

9.       Penebangan hutan di seluruh dunia secara berlebihan mengakibatkan terjadinya perubahan iklim global dan berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor yang mengancam kehidupan. Prinsip geografi fenomena tersebut sesuai dengan prinsip ….

 interelasi

10.   Kota-kota di Indonesia memiliki tingkat pencemaran udara yang tidak sama. Dalam geografi fenomena tersebut sesuai dengan prinsip ….
 persebaran

PEMBAHASAN LATIHAN SOAL UJIAN SEMESTER KELAS XI NO 6-10

PEMBAHASAN LATIHAN SOAL UJIAN SEMESTER KELAS XI NO 6-10

TAMBANG EMAS GRASBERG FREEPORT PAPUA



PEMBAHASAN LATIHAN SOAL GEOGRAFI UJIAN SEMESTER KELAS XI NO 6-10



6. Tambang emas dan perak banyak ditemukan di….

   Meulaboh

7. Indonesia kaya berbagai sumber daya alam. Hampir setiap daerah memiliki sumber daya alam yang khas . daerah penghasil batu bara di Indonesia adalah ….

Pulau Tarakan dan Tanjung Enim


8. Bahan tambang merupakan salah satu andalan komoditas Indonesia. Kepulauan Bangka Belitung dan Pulau Singkep merupakan penghasil tambang ….

timah




9. sistem pertanian dengan cara menanam dua jenis tanaman atau lebih pada suatu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan disebut ….

Tumpang sari



10. Cagar alam di Indonesia yang berfungsi untuk melindungi bungan rafflesia arnoldi terdapat di propinsi …..

  Bengkulu